Senin, 03 Oktober 2011

Ketika Cinta Bicara (Part I)

by : Arya Dwi Pangga



Di suatu malam,,,tengah berdiri seorang pemuda Dzakwan nama nya.

dalam kesunyian malam,,,dalam kesendiriian nya mata nya tertuju pada indah nya bintang -bintang yg menghias cakrawala malam yg tak luput jua menghadir kan purnama yg indah.



Pagi menjelang dan ayam-ayam pun mulai berkokok membangun kan orang-orang yg tengah masih lelap tertidur.

Adzan subuh pun mulai berkumandang di tiap-tiap Mesjid.

Dzakwan pun mulai terbangun dari lelap nya,,,dan hendak bergegas menunaikan ibadah sholat subuh.



Fajar pun mulai menyingsing,,,

memberikan kehangatan pagi.

Dzakwan pun mulai beranjak dari bangun dzikir nya yg rutin ia lakukan sesudah sholat subuh.



Dzakwan,,,,tinggal di sebuah Kota kecil

dia tinggal seorang diri.

Dzakwan di kenal Orang sebagai Ahli Ibadah,,,Bukan hanya akhlak nya yg Mulia, tapi dia juga mempunyai wajah yg cukup tampan dan Kaum hawa mana yg tak kan jatuh hati pada diri nya.

terlebih bila Aura paras nya yg terpancar ,,,,

Bagai kan mentari pagi yg memberikan kehangatan

dan seperti senja yg memberi kan ke indahan bila malam pun menjelang.



Suatu ketika,,,,Melayang lah sepucuk surat dari suatu Pondok Pesantren yg tengah berada di kota Besar.

Lewat seorang Dusun,,,sampai lah pula surat itu kepada Dzakwan.



Tertulis dalam surat itu,,,,





Asslm,,,,Wr,,,,Wb.



Teruntuk Ya Habiballah,,,Dzakwan.





Terlampir dalam surat ini,,,,Kami dari segenap pengurus Pondok Pesantren AL_AZHAR .

ingin mengundang Ya Habiballah Dzakwan,,,,untuk berkenan hadir dan meluangkan waktu sedikit untuk Kami.

Sudi kira nya Ya Habiballah Dzakwan,,,menapaki kaki nya ,,,menuju tempat kami.

seperti Allah yg telah memberikan jalan pada matahari,

yg menerbit kan nya di sebelah Timur dan menengelam kan nya di Ufuk barat.





Wassalam,,,,,Wr,,,,Wb.









Dzakwan pun beranjak dan berdiri.

di cari nya secarik kertas dan alat tulis

dan Ia pun membalas surat itu

Yg isi nya",,,,,,





"Matahari pun tak pernah lelah menyinari Bumi ini.

Bahkan tak pernah mengeluh untuk setiap terang yg dia berikan.

dan Allah,,,pun yg telah mengatur semua nya.

Tak pantas rasa nya aku untuk menolak undangan ini,,,dan mungkin ini suatu kehormatan bagi ku.

Bersama jalan yg di Ridhoi_Nya,,,,,Insyaallah aku kan datang untuk memenuhi undangan nya."





Dan di lepit lah surat itu dan di masukan ke dalam sebuah amplop dan di berikan kepada seorang Dusun tersebut agar untuk menyampai kan nya kembali kepada pondok Pesantren AL_AZHAR.



Sore pun menjelang,,,

seusai Dzakwan menunaikan ibadah sholat Ashar,

Dzakwan pun tengah bergegas menyiap kan kebutuhan untuk bekal esok perjalanan nya.



senja pun mulai larut,,,

dan saat malam pun menjelang.

kerlip bintang-bintang mulia menghiasi malam

Bulan pun mulai menampakan indah nya kesempurnaan nya dalam purnama.



*********BERSAMBUNG*********



Salam santun yg penuh cinta dan damai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar